COBIT

COBIT
Control Objective for Information and related Technology






Apa Itu COBIT?
COBIT-Control Objective for Information and related Technology

Dikeluarkan dan disusun oleh IT Governance Institute yang merupakan bagian dari ISACA (Information Systems Audit and Control Association) COBIT pertama kali diterbitkan pada tahun 1996, kemudian edisi kedua dari COBIT diterbitkan pada tahun 1998. Pada tahun 2000 dirilis COBIT 3.0 dan COBIT 4.0 pada tahun 2005. Kemudian COBIT 4.1 dirilis pada tahun 2007 dan saat ini COBIT yang terakhir dirilis adalah COBIT 5.0 yang dirilis pada tahun 2012.
COBIT merupakan kombinasi dari prinsip-prinsip yang telah ditanamkan yang dilengkapi dengan balance scorecard dan dapat digunakan sebagai acuan model (seperti COSO) dan disejajarkan dengan standar industri, seperti ITIL, CMM, BS779, ISO 9000.





              COBIT adalah merupakan kerangka panduan tata kelola TI dan atau bisa juga disebut sebagai toolset pendukung yang bisa digunakan untuk menjembatani gap antara kebutuhan dan bagaimana teknis pelaksanaan pemenuhan kebutuhan tersebut dalam suatu organisasi. COBIT memungkinkan pengembangan kebijakan yang jelas dan sangat baik digunakan untuk IT kontrol seluruh organisasi, membantu meningkatkan kualitas dan nilai serta menyederhanakan pelaksanaan alur proses sebuah organisasi dari sisi penerapan IT.
Cobit berorientasi proses, dimana secara praktis Cobit dijadikan suatu standar panduan untuk membantu mengelola suatu organisasi mencapai tujuannya dengan memanfaatkan TI. Cobit memberikan panduan kerangka kerja yang bisa mengenndalikan semua kegiatan organisasi secara detail dan jelas sehingga dapat membantu memudahkan pengambilan keputusan di level top dalam organisasi.
siapa saja yang menggunakan COBIT?, COBIT digunakan secara umum oleh mereka yang memiliki tanggung jawab utama dalam alur proses organisasi, mereka yang organisasinya sangat bergantung pada kualitas,kehandalan dan penguasaan teknologi informasi.






Cobit memiliki 4 Cakupan Domain :

1.    Perencanaan dan Organisasi (Plan and organise) • Domain ini mencakup strategi dan taktik yang menyangkut identifikasi tentang bagaimana TI dapat memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian tujuan bisnis organisasi sehingga terbentuk sebuah organisasi yang baik dengan infrastruktur teknologi yang baik pula.
2.    Pengadaan dan implementasi (Acquirw and implement) • Untuk mewujudkan strategi TI, solusi TI perlu diidenfifikasi, dibangun atau diperoleh dan kemudian diimplementasikan dan diintegrasikan dalam proses bisnis.
3.    Pengantaran dan dukungan (Deliver and Support) • Domain ini berhubungan dengan penyampaian layanan yang diinginkan, yang terdiri dari operasi pada security dan aspek kesinambungan bisnis sampai dengan pengadaan training.

4.    Pengawasan dan evaluasi (Monitor and Evaluate) • Semua proses TI perlu dinilai secara teratur dan berkala bagaimana kualitas dan kesesuaiannya dengan kebutuhan kontrol.

Kriteria Informasi berdasarkan COBIT
Untuk memenuhi tujuan bisnis, informasi perlu memenuhi kriteria tertentu, adapun 7 kriteria informasi yang menjadi perhatian COBIT, yaitu sebagai berikut:

1.    Effectiveness (Efektivitas). Informasi yang diperoleh harus relevan dan berkaitan dengan proses bisnis, konsisten dapat dipercaya, dan tepat waktu.
2.    Effeciency (Efisiensi). Penyediaan informasi melalui penggunaan sumber daya (yang paling produktif dan ekonomis) yang optimal.
3.    Confidentially (Kerahasiaan). Berkaitan dengan proteksi pada informasi penting dari pihak-pihak yang tidak memiliki hak otorisasi/tidak berwenang.
4.    Intergrity (Integritas). Berkaitan dengan keakuratan dan kelengkapan data/informasi dan tingkat validitas yang sesuai dengan ekspetasi dan nilai bisnis.
5.    Availability (Ketersediaan). Fokus terhadap ketersediaan data/informasi ketika diperlukan dalam proses bisnis, baik sekarang maupun dimasa yang akan datang. Ini juga terkait dengan pengamanan atas sumber daya yang diperlukan dan terkait.
6.    Compliance (Kepatuhan). Pemenuhan data/informasi yang sesuai dengan ketentuan hukum, peraturan, dan rencana perjanjian/kontrak untuk proses bisnis.
7.    Reliability (Handal). Fokus pada pemberian informasi yang tepat bagi manajemen untuk mengoperasikan perusahaan dan pemenuhan kewajiban mereka untuk membuat laporan keuangan


Berbagai komponen COBIT meliputi:

·         Kerangka - TI membantu mengatur tujuan tata kelola TI dan menerapkan praktik terbaik dalam proses dan domain TI, sambil menghubungkan persyaratan bisnis.
·         Deskripsi Proses - Ini adalah model referensi dan juga bertindak sebagai bahasa umum bagi setiap individu organisasi. Uraian proses meliputi perencanaan, pembangunan, pelaksanaan dan pemantauan semua proses TI.
·         Control Objectives - Ini menyediakan daftar lengkap persyaratan yang telah dipertimbangkan oleh manajemen untuk pengendalian bisnis TI yang efektif.
·         Model Kematangan - Mengakses kedewasaan dan kemampuan setiap proses sambil mengatasi kesenjangan.
·         Panduan Manajemen - Membantu menugaskan lebih baik tanggung jawab, mengukur kinerja, menyetujui tujuan bersama dan menggambarkan keterkaitan yang lebih baik dengan setiap proses lainnya.





Sumber



Iman Akbar Ibrahim

2 komentar:

  1. This is a great article thanks for sharing this informative information. I will visit your blog regularly for some latest post. I will visit your blog regularly for Some latest post. 360DigiTMG PMP Certification
    360DigiTMG PMP Course in Malaysia
    360DigiTMG PMP Course
    360DigiTMG PMP Training
    360DigiTMG PMP Training in malaysia

    BalasHapus
  2. I wanted to leave a little comment to support you and wish you a good continuation. Wishing you the best of luck for all your blogging efforts.
    Data Analytics Course PuneI am a new user of this site so here i saw multiple articles and posts posted by this site,I curious more interest in some of them hope you will give more information on this topics in your next articles.

    BalasHapus