A.
Pendahuluan
Disaat ini teknologi
sudah sangat maju pada tahun 2016 perkembangan teknologi sangat pesat dimana
semua yang kita butuhkan hampir semua nya ada barang barang elektronik pun ada.
Game siapa yang tidak
kenal dengan game pada zaman yang yang sudah maju ini kita dahulu kita bermain
game dengan keluar rumah lalu kita bermain petak umpet, polisi maling , benteng
, galasin dll sebagian dari kita mungkin merasa bosan dengan permainan itu lalu
bagaimana jika kita bermain game di rumah dengan suasana yang berbeda dan juga
sangat seru bahkan banyak macam permainan yang bisa kita mainkan yang di
namakan Game Console.
B.
Analisis
Pembahasan
Pembahasan
Game siapa yang tidak
kenal game di tahun 2016 ini semua orang pasti kenal dengan game bahkan jika
kita sebut bermain game fikiran mereka akan merujuk pada barang elektronik
contoh nya game di Smartphone,Playstasion,Xbox dan Komputer dl.
Game console menghadirkan dimensi yang berbeda dalam bermain game. Ya, dengan
mesin ini kamu bisa bermain game di dalam rumah hanya dengan bantuan TV.
Konsol game terus berevolusi seiring perkembangan teknologi, dari
kualitas grafis, controller yang menggunakan kabel kini telah
berkembang menjadi nirkabel, bahkan konsol game masa kini juga menyertakan
Broadband yang berguna untuk mengakses internet. Saat ini tercatat konsol game
memasuki generasi kedelapan, dan berikut perkembangannya:
Konsol Game Generasi
Pertama
Pada tahun 1966, video
game mulai memasuki babak awal perkembangannya. Ide-ide kreatif bermunculan,
dan sebagian besar dimotori oleh mahasiswa-mahasiswa yang menghabiskan waktu
luangnya dengan memanfaatkan fasilitas teknologi informasi di kampus. Konsol
game Baer yang prototipenya diberi nama Brown Box, kemudian meluncur dengan
nama Magnavox Odyssey (Mei 1972), berisi 16 game built-in yang dapat
diganti-ganti dengan menggunakan sebuah switch. Terjual sampai 200.000 unit, Magnavox
Odyssey tercatat sebagai konsol video game pertama di dunia.
Konsol Game
Generasi Kedua
Dalam sejarah video game,
generasi kedua (biasa disebut sebagai awal era 8 bit atau kurang lebih 4 bit
era) dimulai pada tahun 1976 dengan merilis Fairchild Channel F dan Radofin
1292 Advanced Programmable Video sistem. Di era generasi kedua ini yang menjadi
primadona konsol game adalah konsol game ATARI ,di antaranya adalah: Fairchild
Channel F, Atari 2600, Magnavox Odyssey ver. 2, Atari 5200.
Konsol Game
Generasi Ketiga
Generasi ketiga dimulai
pada tahun 1983 dengan dipasarkannya Japan Family Computer atau lebih dikenal
dengan nama FAMICOM (kemudian dikenal sebagai Nintendo Entertainment System di
seluruh dunia). Walaupun konsol generasi sebelumnya juga menggunakan 8-bit
processor, pada akhir generasi inilah konsol rumah yang pertama kali diberi
label oleh mereka “bit.” Di Amerika Serikat, generasi ini di
game ini terutama didominasi oleh NES / Famicom. Di era ini pulalah terjadi
perang konsol game yang pertama antara perusahaan konsol Nintendo dengan SEGA.
Menyoal video game 8-bit.
Konsol Game
Generasi Keempat
Generasi ini
disebut-sebut sebagai “zaman emas” dalam dunia video game. Masa di mana konsol
16-bit muncul dan membawa perubahan drastis pada grafik, tata suara, dan
gameplay. Era ini juga kian memanas saat terjadinya persaingan seru antara Sega
dan Nintendo. Pada tahun 1990, Sega menggelontorkan Sega Megadrive/Genesis,
konsol 16-bit yang memukau perhatian pecinta game, khususnya Amerika.
Selanjutnya, Sega merilis game yang akhirnya menjadi maskot Sega, Sonic the
Hedgehog (1991). Game ini lagi-lagi mencengangkan para pecinta game, karena
game tersebut memiliki grafik dan tata suara yang kualitasnya jauh di atas Super
Mario Bros yang merupakan game buatan Nintendo.
Rivalitas yang
legendaris, Super NES dan Mario Brothers sebagai ikonnya melawan SEGA Mega
Drive dan Sonic the Hedgehog sebagai ikonnya.
Konsol Game
Generasi Kelima
Era 32-bit dan 64-bit ini
diawali dengan penyelenggaraan Electronic Entertainment Expo (E3) untuk pertama
kalinya di Los Angeles Convention Center. Inilah ajang hiburan dan game
terbesar di Amerika yang masih terus diadakan hingga sekarang. Selanjutnya,
Sony merilis Sony PlayStation (1995), diikuti dengan Nintendo 64 (1996). Untuk
kali ini, persaingan dimenangkan Sony karena Nintendo memutuskan untuk tidak
meng-upgrade ke CD-ROM dan tetap menggunakan cartridge. Tentu saja
developer lebih melirik CD-ROM, karena biaya produksi lebih murah dan kapasitas
penyimpanan lebih besar. Sega pun merilis Sega Saturn, konsol game yang juga
berbasis CD-ROM dan memiliki delapan prosesor. Sayang, konsol ini harus
tersingkirkan oleh dominasi Nintendo dan Sony.
Konsol Game Generasi
Keenam
Generasi keenam dibuka
dengan peluncuran konsol terakhir Sega, Dreamcast (1999). Konsol unik ini
memiliki fitur game online, dan merupakan konsol game 128-bit pertama. Sayang,
Sega gulung tikar dan memutuskan untuk hengkang dari dunia konsol game dua
tahun berikutnya. Pada tahun 2001, Sony menggeber PS2, disusul Nintendo dengan
GameCube-nya. Kali ini, keduanya menuai kesuksesan yang hampir berimbang,
meskipun PS2 masih menduduki peringkat teratas. Pada era ini, Nintendo juga
mengeluarkan dua konsol genggam, yaitu Gameboy Advance, dan Nintendo DS,
handheld terbaru Nintendo yang berlayar ganda dan memiliki fitur online serta
touch sensitive. Sony pun mengeluarkan versi ekonomis dari PS, yaitu PSone.
Lalu, mereka memproduksi handheld pertamanya, PlayStation Portable (PSP) yang
hingga saat ini terus membayangi kesuksesan Nintendo DS.
Konsol Game Generasi
Ketujuh
Microsoft telah mengeluarkan XBox 360, sementara itu Sony dan Nintendo dengan PS3 dan Wii. Pada generasi
ketujuh ini konsol game memiliki grafis 3D yang sangat real. selain
itu juga pada generasi ini konsol game juga menggunakan fitur-fitur yang ada di
komputer, seperti wifi dan koneksi internet. Sehingga memungkinkan
masing-masing device saling berhubungan dimana kita bisa bertemu dengan orang orang di lain tempat.
Konsol Game Generasi
Kedelapan
Di generasi kedelapan,
konsol game semakin canggih dengan berbagai dukungan sensor
hingga hadirnya fitur-fitur yang tidak hanya mampu sebagai konsol game, namun
juga mampu sebagai Multimedia-Machine. Seperti Microsoft
XBOX-One dengan Sensor Kinect , Nintendo Wii-U dengan sensor Wii Remote dan
Playstation 4 dengan Sensor Playstation Move . Di game game generasi sekarang ini tuh kaya komputer jadi bisa multimedia film musik dalam menu nyaa lebih canggih dari padayang dulu dulu dan kejernihan gambar pun sangat jernihh....
Contoh Review Game
Playstasion 4
Manfaat dalam bermain
game
1. Mengasah Otak
Hampir semua game yang
bermunculan pasti dilakukan untuk mencapai target tertentu dari sebuah game.
Karena itu, kalian pasti harus menyusun strategi agar dapat memecahkan dan
mencapai sesuatu tang ditargetkan dalam suatu game tersebut. Dengan begitu,
kalian secara sadar atau tidak sadar mengajak otak kalian untuk berpikir. Apa
manfaatnya? Otak kalian akan semakin terlatih.
2. Membuat Bahagia
tentu sajaa membuat bahagia karna tujuan dari bermain game itu sendiri adalah membuat dirikita senang dan bahagia banyak dari kita bosan dengan mata kuliah dan tugas tugas lalu apa yang kita lakukan untuk menyenangkan kita dan membuat bahagia adalah ya tentu saja bermain game.
3. Membuat Awet Muda
Karena saat bermain game
kita merasa bahagia. Saat kita bahagia, maka akan membuat kulit kita tampak
lebih awet muda bisa kita lihat perbedaan orang yang suka marah marah dan orang yang suka senyum dan bahagia.
4. Mendapatkan Teman
Ini terutama terjadi pada
game online. Pada beberapa game online ada fitur seperti add friends nah dari situ kita bisa dapat banyak teman baru di dunia game online banyak koneksi dari ke teman teman bahkan kita bisa membuat sebuah team dimana kita akan ikut dalam kejuaraan.
C.
Kesimpulan
Kesimpulannya adalah dengan adanya Game Console ini sangat
membantu sekali pada kebutuhan manusia pada hiburan semata. Game digunakan
refreshing karena game dapat membuat kita merasa tidak jenuh. Tetapi dalam
bermain game kita juga harus membatasinya, tidak boleh terlalu lama. Jika
terlalu lama maka mata kita dapat sakit. Bermain game juga harus dapat memilih.
Maksudnya kita harus dapat memilih arti positif bukan negatifnya. Contoh
negatifnya yaitu seperti kekerasan dan pornografi. Game juga dapat kita untuk
menambah wawasan. Seperti ada game pendidikan. Misalnya jika game itu dengan
bahasa inggris dan kita tidak tahu artinya maka kita akan mencari tahu apa arti dari kalimat tersebut. Dan juga jangan terlalu lama bermain game karna berlebihan itu akan
bisa merusak diri sendiri yang seharusnya kita bisa menggunakan waktu yang lain selain bermain game yaitu mencari ilmu, olahraga , Rekreasi jangan sampai diri kita ketegihan akan game itu sendiri
D.
Referensi










Tidak ada komentar:
Posting Komentar